Aku adalah aku yang harus mengakui keakuanku dan keangkuhan kata-kataku
Aku adalah satu
Bukan peniru tanpa arah yang dituju
Bukan biru yang menenggelamkan karat paku
Aku adalah aku
Bukan kayu yang mengharu biru
Namun wahyu dalam lingkaran kalbu
Kutahu warna ungu
Ia terbias di seberang biru
Kutahu warna abu
Ia terbakar hingga dunia membisu
Pontianak,22 Desember 2010
0 Response to "Sajak IX"
Posting Komentar