Sajak XLII

Dentum dentam dentuman berdentam.
Pecah ledak suara menggelegak.
Sahut sambut bunyi saling berpaut.

Langit biru menghitam,mengelam.Menyembunyikan abu di sebalik awan.
Warna bintang berbaur dengan pelangi.
Tanpa kedipan,kupandangi indahnya malam yang berhiaskan aroma kebahagian.


2  Februari  2011

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sajak XLII"

Posting Komentar