Dentum dentam dentuman berdentam.
Pecah ledak suara menggelegak.
Sahut sambut bunyi saling berpaut.
Langit biru menghitam,mengelam.Menyembunyikan abu di sebalik awan.
Warna bintang berbaur dengan pelangi.
Tanpa kedipan,kupandangi indahnya malam yang berhiaskan aroma kebahagian.
2 Februari 2011
Pecah ledak suara menggelegak.
Sahut sambut bunyi saling berpaut.
Langit biru menghitam,mengelam.Menyembunyikan abu di sebalik awan.
Warna bintang berbaur dengan pelangi.
Tanpa kedipan,kupandangi indahnya malam yang berhiaskan aroma kebahagian.
2 Februari 2011
0 Response to "Sajak XLII"
Posting Komentar