• About
  • Contact Us
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

tri bintang pamungkas

Menu
  • Home
  • Menu 1
    • SubMenu 1
    • SubMenu 2
    • SubMenu 3
  • Menu 2
    • SubMenu 1
    • SubMenu 2
    • SubMenu 3
  • Menu 3
  • Menu 4
Home » Archive for Januari 2011
Sajak XXXIX

Sajak XXXIX

Tri Bintang Pamungkas Sabtu, 29 Januari 2011 Add Comment Puisi Edit
Lelah.Aku terbaring di bawah sinar lampu 20 watt.Dinginnya malam tak membuatku gemetar . Di samping ku ada seorang manusia yang sangat ak...
Read More
Sajak XXXVII

Sajak XXXVII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Air mengalir pekat dengan coklatnya Beriak dan jatuh ke parit kecil Rumput yang menghijau,anggun Dengan tetesan embun di setiap helainya Uda...
Read More
Sajak XXXVIII

Sajak XXXVIII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Eidelweis Angin bertiup ke udara Membawa awan gelap ke puncak pergunungan Awan itu letih karena selalu terseret udara yang panas oleh mataha...
Read More
Sajak XXXVI

Sajak XXXVI

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Dingin merayap di tubuhku Membuat gigi bergetar mengimbangi tubuh yang menggigil Mataku tak bisa diam dan selalu bergerak memperhatikan seti...
Read More
Sajak XXXV

Sajak XXXV

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Dandelion Angin timur membawa uap yang panas. Melewati tanah gersang yg tertutup padang ilalang. Geliat cacing menderita.Sudah lama awan tid...
Read More
Sajak XXXIV

Sajak XXXIV

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Coretan Sejarah Ibu,mana bendera kita ? Lihat ke langit biru anakku,Sang Saka Merah Putih sedang berkibar..Diselingi kepakan Garuda,suaranya...
Read More
Sajak XXXIII

Sajak XXXIII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Hati ini ingin mati ingin mati ingin mati! Ku mau terkubur.Biar hancur ku mau lebur.Biar menyatu dgn kubur. Ganti! Ganti hati mati ini. Gant...
Read More
Sajak XXXII

Sajak XXXII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Pisau Pisau berkarat untuk memotong pembuluh darah pisau berkarat untuk merobek luka pisau berkarat untuk menusuk jantung keparat engkau pis...
Read More
Sajak XXXI

Sajak XXXI

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Tinta mulai menggores kertas yang kosong semua pikiran tertumpah, membanjiri kertas kecil yang hanya cukup untuk sebuah kalimat kata-kata di...
Read More
Sajak XXX

Sajak XXX

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Kaca hatiku mulai buram karena debu air. Kabur,semuanya mengabur dan melebur. Aku berkata iya,dan aku berkata tidak. Mengapa awan itu harus ...
Read More
Sajak XXIX

Sajak XXIX

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Ujung pena yang tajam di selembar kertas Melukai potongan jiwa dengan warna tintanya yang hitam Merintih dan kesakitan untuk menorehkan kali...
Read More
Sajak XXVIII

Sajak XXVIII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Jaring menjarumi jurang corong mencurangi terang taji menajamkan guci darah mendera diri kaki menapaki hati nanah memanah tanah mata mematai...
Read More
Sajak XXVII

Sajak XXVII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Karena Cinta Tak Harus Berbentuk Bunga Bunga-bunga itu kan layu,tangkainya kan rapuh,akarnya kan tercabut. Karena cinta tak harus berbentuk ...
Read More
Sajak XXVI

Sajak XXVI

Tri Bintang Pamungkas Kamis, 20 Januari 2011 Add Comment Puisi Edit
Matahari membuka selimut kelamnya Ketika itulah,kutemukan beronggok-onggok pemuda yang bertebaran Tak bersuara,mereka hanya bisa menorehkan ...
Read More
Sajak XXV

Sajak XXV

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Ost. Romeo dan juliet instrumen yang menyedihkan .Instrumen yang mengingatkanku pada suatu hal yang sempat membuat hari-hariku merasa sedih...
Read More
Sajak XXIV

Sajak XXIV

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Rintik hujan bergulir halus dan lembut di permukaan batu lapuk Suara lembut dan tenang menambah lelap tidur kupu-kupu yang kedinginan ,berg...
Read More
Sajak XXIII

Sajak XXIII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Puisi Edit
Tanah liat yang kau genggam sempat membuatku iri Lentik jari yang kau alunkan telah membentuk mahkluk kecil Kecil,hanya bisa lekat dengan ol...
Read More
Sajak XXII

Sajak XXII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Kau mengangkat nafasku Kau menarik jiwaku Agar aku tahan untuk mengukir sejarah kecil pertemanan kita Sejarah kecil,sangat kecil Bahkan duni...
Read More
Sajak XXI

Sajak XXI

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Untuk teman terbaikku yang telah kehilangan anak pertamanya. You raise me up,to more than I can be Kata-kata yang mampu menembus bendungan ...
Read More
Sajak XX

Sajak XX

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Rimbunnya daun nyiur telah meneduhkan beberapa anak melayu di naungannya Bermain air,menunggu dan menggali suatu kehidupan Saat udara mengal...
Read More
Sajak XIX

Sajak XIX

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Langit telah bosan dengan dengkuranku Menyayat mimpi menjadi potongan mozaik halus Merentas asa yang sempat terbiar dihujani lelehan api Ket...
Read More
Sajak XVIII

Sajak XVIII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Balada Anak Melayu Bermain ombak seakan merajut sinar mentari yang memanggang buah karang Berurai pedih menangkis duka,tatkala anak-anak kam...
Read More
Sajak XVII

Sajak XVII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Aaaaaaaaaaaaaaaa Erangan panjang manusia Mengakhiri hidup Lalu senyap,…….dan Dia telah wafat Terkejut,kami terkejut Dengan segera,tubuhnya m...
Read More
Sajak XVI

Sajak XVI

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Puisi Desember Gemerisik bunyi gerimis Mengusik tidurku disiang hari Suara bumi seakan menangis Karena hujan tiada henti Rumput mulai tumbuh...
Read More
Sajak XV

Sajak XV

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Khianat Khitan anak desa Khitan anak lembah Khitan anak laut Tetapi tak khitan anak camat Khitan rambut hitam Khitan wajah kusam Khitan kuli...
Read More
Sajak XIV

Sajak XIV

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Sibuk Basi Sibuk…. Sibuk busuk basi Busuk sibuk basi Sibuk busuk besi Hati sibuk wajah busuk makanan basi Kucing sibuk ikan busuk tulang bas...
Read More
Sajak XIII

Sajak XIII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Kucing Kamar Kosong Derit,sorak,teriak,lalu diam Sepi,ramai,gaduh ,lalu diam Lahir,muda,tua,lalu diam Sehat,sakit lalu terdiam Kucing terdia...
Read More
Sajak XII

Sajak XII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Asa Harapan itu tumbuh seiring bergulirnya waktu Seakan tidak pernah berhenti,namun telah habis terbiar Hidu p tak pernah pudar,hanya langka...
Read More
Sajak XI

Sajak XI

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Nyanyian Surga Aku tak bisa diam Tak bisa menanti dan mengharap Tak akan sabar dalam hidup Diterbangkan awan yang terluka Berdiri,diterpa an...
Read More
Sajak X

Sajak X

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Kisah Kafiilah dan Gadis Bertabir Kurma Dengan menyebut nama Allah,zat yang maha menebarkan dan menanamkan benih cinta. Abi: Semilir kelembu...
Read More
Sajak IX

Sajak IX

Tri Bintang Pamungkas Rabu, 19 Januari 2011 Add Comment Edit
Aku adalah aku yang harus mengakui keakuanku dan keangkuhan kata-kataku Aku adalah satu Bukan peniru tanpa arah yang dituju Bukan biru yang ...
Read More
Sajak VIII

Sajak VIII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Catatan untuk Dia Ilmu ibarat darah yang mengalir melalui ribuan pembuluh dan tempat yang sama untuk menyuplai makanan,enzim dan oksigen...
Read More
Sajak VII

Sajak VII

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Batu Ballah Batu Betangkup Kelambu kuning ikat di atap Buatan raje negeri Makkah Sean kate yang layak teucap Hanye assalamualaikum wr wb seb...
Read More
Sajak VI

Sajak VI

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Kau mengangkat nafasku Kau menarik jiwaku Agar aku tahan untuk mengukir sejarah kecil pertemanan kita Sejarah kecil,sangat kecil Bahkan duni...
Read More
Sajak V

Sajak V

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Gugupku Menggugupkanku Gugup,tanganku gemetar Otakku seakan bermain bersama dinginnya angin senja Kusut,terbang tak tentu arah Tak bisa teru...
Read More
Sajak IV

Sajak IV

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Bahasa dan Derita Ujung pena yang tajam di selembar kertas Melukai potongan jiwa dengan warna tintanya yang hitam Merintih dan kesakitan unt...
Read More
Sajak III

Sajak III

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Surat untuk Zulfikar Matahari menguraikan sinarnya ke atas air yang terhampar di samudera.Bekasnya memutih,terpantul riak kecil gelombang ya...
Read More
Sajak II

Sajak II

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Contek Pengawas menatap kosong Pulpen dan kertas beradu di dalam pikiran yang ompong Soal yang sulit membuatnya bengong Teman sebangku lah y...
Read More
Sajak I

Sajak I

Tri Bintang Pamungkas Add Comment Edit
Fusi Senja telah mematri jutaan gelombang elektromagnet Bahkan telah menghalau kicauan burung untuk tetap terdengar Senja mengalirkan sediki...
Read More
Langganan: Komentar (Atom)
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright 2014 tri bintang pamungkas
Powered by Blogger.com